AIR DAN PERADABAN MANUSIA DALAM PENCIPTAAN SENI LUKIS

Authors

  • I Wayan Setem Program Studi Seni Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar
  • I Wayan Kondra Program Studi Seni Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar

Keywords:

Campuhan, eco-art, kesadaran ekologis

Abstract

Tujuan utama dari penelitian dan penciptaan seni ini adalah mencipta dan menyajikan karya “Air dan Peradaban Manusia dalam Penciptaan Seni Lukis” sebagai representasi pendidikan kesadaran ramah lingkungan  untuk menyangga kesinambungan ekosistem bumi khususnya sumber-sumber air. Model penciptaan menjadi ekspresi budaya yang mampu memainkan peran sebagai media peningkatan apresiasi masyarakat untuk membangkitkan ketahanan ekologi sebagai upaya solusi atas permasalahan kerusakan muara di daerah aliran sungai  (DAS) Unda saat ini.  Penciptaan berbasis riset dengan mendayagunakan dua metode yakni metode penelitian dan metode penciptaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan antropologi, khususnya terkait etnografi untuk mengumpulkan data empiris tentang prilaku dan budaya masyarakat di seputaran daerah aliran sungai Unda. Sedangkan metode penciptaan melewati tahap eksplorasi, improvisasi, dan perwujudan karya yang didahului telaah karya seni sejenis  dan kajian literatur.  Target dari penelitian dan penciptaan ini yakni: tersajikannya karya yang imaginatif sehingga masyarakat mendapat tuntunan nilai luhur untuk menumbuhkembangkan watak kesadaran ekologis.

Downloads

Published

2022-07-29

How to Cite

AIR DAN PERADABAN MANUSIA DALAM PENCIPTAAN SENI LUKIS. (2022). Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara, 2(1), 395-406. https://eproceeding.isibali.ac.id/index.php/bdw/article/view/362

Similar Articles

51-53 of 53

You may also start an advanced similarity search for this article.