PERSPEKTIF MANUSIA DAN RUANG PADA CAGAR BUDAYA TAMAN NARMADA

Authors

  • Ida Ayu Ketut Andriyogi Pradnyaswari Institut Seni Indonesia Denpasar image/svg+xml

Keywords:

Manusia dan Ruang, Bangunan Cagar Budaya, Reka Cipta, Taman Narmada

Abstract

Perkembangan dinamika pariwisata mengubah tatanan pola ruang menyesuaikan dengan kebutuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsepsi ruang oleh manusia pada bangunan cagar budaya. Taman Narmada merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang diakui sebagai warisan leluhur. Masyarakat setempat menggunakan Taman Narmada sebagai ruang komunal untuk bersosialisasi. Fenomena mengenai perspektif masyarakat terhadap tatanan ruang sebagai bangunan cagar budaya menjadi signifikansi pada penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa kecerdasan daya cipta ruang Taman Narmada sebagai kawasan sakral yang dapat dijaga dan dilestarikan sebagai warisan leluhur. Taman Narmada merupakan inspirasi reka cipta seni alam semesta pada tradisi. Pura Kalasan, Pemerajan, dan Bale Petirtaan dipelihara kesakralannya sehingga terjaga kesuciannya sesuai dengan tradisi, nilai, dan makna ruang. Masyarakat memanfaatkan ruang terbuka sebagai area beraktivitas fisik, edukasi, dan rekreasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa perilaku manusia melihat potensi lingkungan sebgaai ruang yang efektif. Penelitian ini memberikan pemahaman baru mengenai perspektif masyarakat memaknai ruang sebagai daya cipta alam semesta yang penting.

Downloads

Published

2025-01-10

How to Cite

PERSPEKTIF MANUSIA DAN RUANG PADA CAGAR BUDAYA TAMAN NARMADA . (2025). Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara, 4(1), 381-394. https://eproceeding.isibali.ac.id/index.php/bdw/article/view/561

Similar Articles

11-20 of 129

You may also start an advanced similarity search for this article.